Selamat Datang Di Around LifeU Blog

Selasa, 24 Januari 2017

HIDROPONIK

Halo ketemu lagi.... kali ini kami akan membahas tentang HIDROPONIK!!! nah dari itu ayo kita pelajari hidroponik. hidroponik ini menggunakan berbagai benda dapat memanfaatkan dengan menggunakan bahan bekas yaitu seperti botol bekas atau pun pipa paralo

Pengeretian Hidroponik

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

Keuntungan teknik hidroponik
  • Tidak membutuhkan tanah
  • Air akan terus bersirkulasi di dalam sistem dan bisa digunakan untuk keperluan lain, misalnya dijadikan akuarium
  • Pengendalian nutrisi lebih sederhana sehingga nutrisi dapat diberikan secara lebih efektif dan efisien
  • Relatif tidak menghasilkan polusi nutrisi ke lingkungan
  • Memberikan hasil yang lebih banyak
  • Mudah dalam memanen hasil
  • Steril dan bersih
  • Media tanam dapat digunakan berulang kali
  • Bebas dari tumbuhan pengganggu/gulma
  • Tanaman tumbuh lebih cepat
Untuk keperluan hiasan, pot dan tanaman akan relatif lebih bersih. Sehingga untuk merancang interior ruangan dalam rumah akan bisa lebih leluasa dalam menempatkan pot-pot hidroponik. Bila tanaman yang digunakan adalah tanaman bunga, untuk bunga tertentu bisa diatur warna yang dikehendaki, tergantung tingkat keasaman dan basa larutan yang dipakai dalam pelarut nutrisinya.

Macam-macam hidroponik
  • Static solution culture (kultur air statis)
  • Aeroponics
  • Dll
1.Static solution culture
Static solution culture memiliki pengertian budidaya hidroponik dengan air statis yang mana airnya diam dan tidak mengalir, merupakan teknik hidroponik yang akarnya secara terus-menerus akarnya tercelup air yang diletakkan pada wadah berisi larutan nutrien.
Namun Di Indonesia, Static solution culture lebih dikenal dengan istilah teknik apung (atau disebut rakit apung) dan sistem sumbu (atau disebut wick system). Merupakan jenis paling sederhana dari semua jenis hidroponik.

 2.Aeroponik
Aeroponik merupakan sistem yang akarnya secara berkala dibasahi dengan butiran-butiran larutan nutrien yang halus (seperti kabut). Metode ini tidak memerlukan media dan memerlukan tanaman yang tumbuh dengan akar yang menggantung di udara atau pertumbuhan ruang yang luas yang secara berkala, akar dibasahi dengan kabut halus dari larutan nutrisi. Aerasi secara sempurna merupakan kelebihan utama dari aeroponik.

Cara pembuatan Hidroponik Dari paralon

Bahan untuk Membuat Hidroponik dari Paralon
Sebelum membahas cara membuat hidroponik dengan paralon, ada beberapa bahan yang perlu Anda siapkan. Bahan-bahan ini sangat mudah ditemukan, bahkan bisa pula menggunakan paralon bekas. Berikut adalah bahan-bahannya:
1. Lilin lebih mudah melubangi paralon.
2. Cutter atau pisau untuk memotong paralon.
3. Pipa paralon dengan ukuran 2 inch atau 3 inch pilih yang tidak terlalu tebal agar lebih mudah memotongnya.
4. Netpot untuk meletakkan tanaman, apabila sulit mendapatkannya bisa pula menggunakan cup minuman dari air mineral gelas.
5. Media tanam seperti tanah, sekam bakar, atau kerikil.
6. Nutrisi tanaman untuk membantu menyuburkan tanah.


Langkah-langkah untuk Membuat Tanaman Hidropnik dengan Pipa Paralon

Setelah bahan-bahan di atas Anda persiapkan seluruhnya, sekarang saatnya untuk mengetahui cara membuat hidroponik dengan paralon yang tentu saja sangat praktis karena tidak membutuhkan pompa air. Berikut adalah caranya:
1. Gambar paralon berbentuk lingkaran sesuai dengan ukuran netpot atau cup air.
2. Ambil jarak kira-kira 20 cm agar tidak terlalu dekat kemudian lakukan hal yang sama.
3. Setelah gambar terbentuk, panaskan pipa paralon dengan lilin namun jangan terlalu dekat karena bisa melelehkan pipa paralon.
4. Jika pipa paralon sudah lebih lembek, mulailah untuk membuat lubang-lubang sesuai ukuran netpot.
5. Jika menggunakan cup air, buat lubang kecil-kecil di bawahnya sebagai jalan masuk air.
6. Masukkan cup minuman ke dalam lubang-lubang di pipa paralon yang sudah dilubangi sesuai ukuran.
7. Masukkan tanah dan bibit tanaman pada cup air minum.
8. Untuk sistem penyiramannya, dapat dilakukan dengan memasukkan selang air dari ujung pipa secara teratur.






1 komentar: