Selamat Datang Di Around LifeU Blog

Minggu, 28 Juni 2020

TERAPI PENURUNAN GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES DENGAN DAUN INSULIN

TERAPI PENURUNAN GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES DENGAN DAUN INSULIN
Ahmad Nur Hadi
Program Studi S1 Farmasi
 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru

ABSTRAK
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang memiliki karakteristik dengan hiperglikemia atau tingginya gula darah dalam tubuh akibat adanya gangguan  atau masalah pada sekresi atau kerja insulin atau maupun keduanya. Kondisi hiperglikemia dapat menyebabkan komplikasi, yang dimana akan mengakibatkan meningkanya rasa kesakitan dan kematian akibat diabetes melitus. Terapi pengobatan tradisional dengan menggunakan tanaman sudah banyak digunakan untuk pengobatan diabetes melitus. Salah satunya tanaman herbal yaitu daun insulin atau dikenal dengan daun yakon (Smallanthus sonshifolius). Tanaman yacon memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan dianggap sebagai suplemen makanan yang berpotensial dalam pencegahan penyakit kronis yang melibatkan stres oksidatif terutama diabetes melitus. Salah satu alternatif pengobatan diabetes adalah penggunaan daun insulin sebagai obat tradisional yang mempunyai efek hipoglikemi. Tanaman ini mengandung phenol, chlorogenic, caffeonylquinic, ferulic, fructooligosacarida, dan flavonoid yang dapat menurunkan kadar glukosa darah. 

PENDAHULUAN
Diabetes Melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Kadar glukosa normal darah pada waktu puasa tidak melebihi 126 mg/dl dan 2 jam sesudah makan tidak melebihi 200 mg/dl. DM diklasifikasikan menjadi beberapa jenis yaitu, DM tipe 1, DM tipe 2, DM tipe gestasional, DM tipe lainnya. Kejadian DM tipe 2 lebih sering ditemukan dari pada DM tipe 1. DM harus dikontrol agar terhindar dari komplikasi seperti ketoasidosis diabetik, hipoglikemik, hiperglikemik hiperosmolar non ketotik, penyakit jantung koroner dan kaki diabetik, retinopati, nefropati, dan neuropati (Desy, 2016)
Menurut (Prizka Putri Pahlawan, 2016) diabetes melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin.
Tujuan pengobatan diabetes pada dasarnya adalah mengontrol glikemi atau gula darahhingga mencapai kadar gula yang mendekati normal (kadar gula darah orang sehat).Namun, di tengah pengobatan ini harus dicegah terjadinya hipoglikemi atau kadar guladarah yang terlalu rendah. Bila tujuan tersebut tidak dicapai, maka penderita diabetes akan merasa lebih sehat dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik. Selain itu, timbulnya komplikasi yang serius dan mengancam jiwa penderita dapat dicegah. (Ruslianti, 2008).
Pengobatan tradisional dengan menggunakan tanaman sudah banyak digunakan untuk pengobatan DM. Salah Satu tanaman herbal yaitu daun insulin. Daun insulin (Smallanthus Sonchifolius) adalah salah tanaman yang berasal dari Andes yang saat ini telah banyak tumbuh dan dikembangkan dibanyak negara salah satunya Indonesia (Hasanah, 2013).
Tanaman yakon merupakan tanaman yang berasal dari pegunungan Ades, Peru. Di Indonesia sendiri tanaman ini belum cukup banyak dikenal orang, baru dikenal di negara kita sekitar 2-3 tahun yang lalu. Ciri-ciri dari tanaman ini yaitu memiliki umbi yang bewarna coklat hampir mirip dengan singkong, daging umbi bewarna putih kekuning-kuningan dan memiliki rasa yang manis. Daun yakon lebih dikenal sebagai daun insulin, karena daun yakon mengandung protein, karbohidrat dan lemak mengandung gula-gula fruktosa yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan tetapi dapat difermentasi oleh usus besar. (Hasanah, 2013).

RUMUSAN MASALAH
  1. Apa itu penyakit diabetes
  2. Bagaimana penanganan penyakit diabetes
  3. Peranan daun insulin pada pasien diabetes

PEMBAHASAN
Menurut (Prizka Putri Pahlawan, 2016) diabetes melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin.
Diabetes mellitus dibedakan menjadi 2 tipe, yaitu diabetes tipe 1 (Insulin Dependent Diabetes Mellitus) dan diabetes tipe 2 (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus). Diabetes tipe 1 biasanya timbul pada usia remaja (9-13 tahun) disebabkan karena adanya penyakit autoimun. Sedangkan diabetes tipe 2 timbull pada usia 30-40 tahun dan biasanya terjadii karena obesitas. DM tipe 2 ini terjadi karena defisiensi insulin relative atau resisten insulin. (Prizka Putri Pahlawan, 2016)
Faktor resiko terjadi diabetes melitus tipe 2 antara lain riwayat keluarga dengan DM, obesitas, sebelumnya pernah didiagnosa dengan gangguan toleransi glukosa, riwayat melahirkan bayi besar, hipertensi, kadar kolesterol HDL<35 mg/dl dan/atau kadar trigliserida >250 mg/dl, penderita sindrom polikistik ovarium atau acanthosis nigricans, dan riwayat penyakit kardiovaskuler. Kondisi hiperglikemia dalam jangka panjang (kronik) dapat menyebabkan komplikasi multiorgan yang meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada penyandang DM. Komplikasi yang terjadi dapat berupa disfungsi ataupun kegagalan dari organ seperti mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah. (Baroni, 2014).
Pengobatan pada DM bertujuan untuk menjaga kadar glukosa darah, yaitu dengan memberikan obat. Namun masih sering kali ditemui pemberian obat yang tidak terkontrol dengan baik dapat berakibat pada kasus hipoglikemi, gangguan pada saluran pencernaan. Selain itu pasien DM mudah sekali mengalami hiperglikemi. Bahkan yang membuat pasien DM semakin tidak berdaya adalah semakin mahalnya harga obat. Pengembangan strategi untuk alternatif pengobatan DM perlu ditingkatkan, salah satunya dengan menggunakan tanaman herbal yang ada di Indonesia untuk mengurangi kasus DM dengan meminimalkan efek samping (Herlina, 2013). Tanaman herbal yang dapat dikembangkan sebagai alternatif pengobatan kasus DM adalah tanaman Yakon (Smallanthus sonchifolius)
Penyebab utama diabetes di era globalisasi adalah perubahan gaya hidup. Perubahan gaya hidup, salah satu aspek yang paling menonjol adalah tingginya konsumsi makanan gaya barat. Makanan gaya barat ini bisa dipersonifikasi dengan jaringan restoran cepat saji (fast food) Mc Donald’s, KFC, Pizza Hut, Wendy’s dan sebangsanya (Sustrani, 2004).
Tanaman Yakon terbukti mampu mencegah migrasi polymorphonuclear leucocyites, immunomodulasi, antioksidan dan efek sitoprotektor. Bahkan hasil penelitian mampu membuktikan tanaman Yakon dalam bentuk teh dapat menurunkan kadar gula darah serta meningkatkan kadar insulin pada tikus yang terinduksi bahan diabetik. Pada bagian tanaman Yakon yang lain seperti umbi juga mengandung β fruktooligosakarida terbesar dibandingkan dengan tanaman lain. Fruktooligosakarida merupakan gula dengan kandungan kalori lebih rendah dibandingkan gula lainnya. β fruktooligosakarida mampu memodulasi sindrom metabolik dan dislipidemi. Fruktooligosakarida merupakan sejenis insulin juga memiliki kemampuan aktivitas prebiotik dengan mengatur metabolisme kolesterol pada proses assimilation melalui penurunan absorbsi kolesterol di usus halus (Grethel, 2013)

PENUTUP
Kesimpulan
Pengobatan diabetes dasarnya adalah mengontrol gula darah hingga mencapai kadar gula yang mendekati normal (kadar gula darah orang sehat). Pengobatan diabetes meliputi edukasi, perencanaan makan, latihan jasmani, dan penggunaan obat-obatan, baik oral maupun insulin. Agar tercapainya pengobatan diabetes yang aman dan baik. Daun yakon mengandung protein, karbohidrat dan lemak mengandung gula-gula fruktosa. Fruktosa adalah gula sederhana yang memberikan rasa manis, terdapat pada makanan alami seperti buah-buahan, madu, sayuran dan biji-bijian. Kandungan senyawa aktif pada tanaman ini antara lain phenol, chlorogenic, caffeonylquinic, ferulic, fruktooligosakarida dan flavonid. kandungan tersebut dapat menurunkan kadar glukosa darah pada diabetes melitus. Oleh karena itu, tanaman ini dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan diabetes.
Saran
Diharapkan daun insulin dapat menjadi salah satu alternatif dan dapat diterapkan dalam terapi penurunan gula darah oleh pasien diabetes. Karena dapat menjadi alternatif obat diabetes karena di tinjau dari segi ekonomi dan efektifnya dalam pengobatan dapat menghasilkan hasil yang bagus bagi pasien diabetes.

DAFTAR PUSTAKA
Baroni. (2014). Beneficial effect of an hydroethanolic extract of Smallanthus sonchifolius leaves on the metabolic changes in diabetic rats. J Pharm Bio Sci, 5(3) : 183-196.
Desy, D. (2016). Pengaruh Rebusan Daun Insulin (Smallanthus Sonchifolius) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus Diabetes Melitus. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Grethel. (2013). Yacon (smallanthus sonchifolius) : A Functional Food. Jurnal Foods for Human Nutrition, 222-228.
Hasanah, U. (2013). Insulin Sebagai Pengatur Kadar Gula Darah. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera, 42-49.
Herlina. (2013). Diabetes Kandas Berkat Herbal. Cetakan I. Jakarta: Fmedia.
Prizka Putri Pahlawan, D. O. (2016). Manfaat Daun Insulin (Smallanthus sonchifolius) sebagai Antidiabetes. Jurnal Majority, Vol.5 No.4.
Ruslianti. (2008). Pengobatan Diabetes melalui Pola Makan. Jakarta: Kawan Pustaka.
Sustrani, L. A. (2004). Diabetes. Jakarta: PT Gramedia.

Selasa, 07 April 2020

Cara mengutip dan penulisan daftar pustaka dari buku terjemahan

Assalamualaikum, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tutorial tentang bagaimana mengutip dari buku/ebook terjemahan dan tata cara penulisan daftar pustakanya yang benar pada laporan ataupun tugas² yang memerlukan referensi dari buku terjemahan.

Silahkan lihat video berikut untuk memahaminya:

Kelompok 2
Ahamd Nur Hadi




Selasa, 17 Maret 2020

Manfaat Daun Insulin



Hai teman teman semua….. selamat datang di blog saya
Terimakasih telah mampir dan menyempatkan diri untuk membaca artikel yang aku buat ini tentang daun insulin. 

Nah apakah kalian tau atau pernahkah anda mendengar tentang daun isulin? Dari namanya saja sudah terdengar asing di telinga masyarakat umum, Daun insulin adalah salah satu tanaman herbal yang mempunyai manfaat untuk terapi pegobatan pesien diabetes.

Mengutip dari Wikipedia.org daun insulin dengan nama latin (Smallanthus sonchifolius) merupakan tanaman obat yang memiliki dan khasiat untuk mengontrol kadar gula darah bagi penderita diabetes. Di Indonesia daun insulin dikenal dengan nama daun yakon atau Mexican sunflower. Tanaman ini memiliki bunga berwarna kuning dan bentuknya menyerupai bunga matahari tetapi ukurannya tidak sebesar bunga matahari.


Gambar 1.1 Tanaman insulin
Sumber : https://doktersehat.com/manfaat-daun-insulin/

Daun yacon memiliki kandungan protein, karbohidrat dan lemak serta mengandung gula-gula fruktosa yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan tetapi dapat difermentasi oleh usus besar. Fruktosa adalah gula sederhana yang memberikan rasa manis, terdapat pada makanan alami seperti buah-buahan, madu, sayuran dan biji-bijian. (2016, Prizka P & Dwita O)

Sumber utama fruktosa adalah sukrosa, yang merupakan derivat (turunan) gula  tebu dan gula bit. Menurut hasil penelitian, konsumsi fruktosa yang terdapat dalam bahan alami tidak membahayakan kesehatan. Dan belum ada penelitian yang menunjukkan terjadi peningkatan berat badan yang signifikan pada individu yang mengonsumsi buah-buahan berlebihan.

Biasanya bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan adalah bagian daun. Daun insulin dapat dikonsumsi dengan cara direbus. Daun insulin sangat cocok digunakan sebagai pemanis bagi penderita diabetes melitus. Daun insulin dapat direbus ataupun dimasak bersama dengan teh dan diminum dua sampai dengan tiga kali sehari untuk menurunkan dan mengontrol kadar gula darah

Berikut adalah manfaat daun insulin antara lain:
  • Mencegah kanker
    ekstrak daun insulin diduga memiliki potensi antikanker alias mampu mencegah berkembangnya penyakit kanker.
  • Melawan bakteri dan jamur
    ekstrak tanaman insulin diduga memiliki efek antimikroba untuk melindungi tubuh dari gangguan bakteri dan jamur.
  • Melawan radikal bebas
    Akar dan daun insulin memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Efek antioksidan dan bisa membantu mengatasi gangguan hati, pankreas dan ginjal.
  • Memiliki efek diuretik
    Sebuah penelitian menemukan tanaman insulin memiliki efek diuretic. Efek diuretik tersebut membuat ginjal mengeluarkan garam dan cairan tubuh yang tidak dibutuhkan atau berlebihan melalui urine.
  • Mencegah gangguan jantung
    Ekstrak tanaman insulin diyakini mampu menurunkan kadar kolesterol yang tinggi, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung coroner.

Dari manfaat yang dapat di ambil. Daun insulin bisa dijadikan alternatif dalam pengobatan diabetes. Namun harus adanya pengetahuan dan cara penggunaan yang benar agar terhindar dari efek samping yang tidak di inginkan. Manfaat dari tanaman ini tidak hanya untuk penyakit diabetes saja namun masih banyak manfaat lain yang belum diketahui tentang manfaat lain dari tanaman insulin ini.


Daftar Pustaka :
https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/diabetes-
https://doktersehat.com/manfaat-daun-insulin/
https://en.wikipedia.org/wiki/Yac%C3%B3n
https://www.alodokter.com/manfaat-daun-insulin
Prizka P & Dwita O. 2016 Manfaat Daun Insulin (Smallanthus sonchifolius) sebagai Antidiabetes. Jurnal MAJORITY.  Volume 5  Nomor 4 . Universitas Lampung

Selasa, 31 Januari 2017

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

1.Pengertian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalan komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan (advokasi), bina suasana (social support) dan pemberdayaan masyarakat (empowerman) sebagai suatu upaya untuk membantu masyarakat mengenali dan mengatasi masalahnya sendiri, dalam tatanan masing-masing, agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat, dalam rangka menjaga, memelihara dan menigkatkan kesehatan. 

 2.Manfaat Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat
Manfaat Perilaku Hidup dan Sehat bagi masyarakat :
1. Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat
2. Masyarakat mampu mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan
3. Masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada
4. Masyarakat mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) seperti posyandu, jaminan pemeliharaan kesehatan, ambulans desa dll.
 

3.Cara berperilaku Hidup Bersih dan Sehat
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Antara lain :
  • ·         Mandi dua kali sehari dengan sabun mandi.
  • ·         Menggosok gigi sehabis makan dan waktu akan tidur.
  • ·         Buang air besar dijamban/WC
  • ·         Mencuci tangan setelah buang air besar & sebelum makan dengan sabun
  • ·         Membuang sampah ditempat sampah
  • ·         Mengganti pakaian sekali sehari dan pakaian jangan tetrlalu sempit
  • ·         Pakaian dicuci sampai bersih dengan sabun cuci
  • ·         Memetong kuku setiap minggu
  • ·         mencuci rambut minimal dua kali seminggu atau setiap kali rambut kotor
  • ·         Tidur dengan waktu yang cukup                                          

Cara membuat kompos aerob

PENGERTIAN
Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik. dan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat kompos aerob.

MANFAAT

Kompos memiliki banyak manfaat yang ditinjau dari beberapa aspek:
Aspek Ekonomi :
·         Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah
·         Mengurangi volume/ukuran limbah
·         Memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada bahan asalnya
Aspek Lingkungan :
·         Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah dan pelepasan gas metana dari sampah organik yang membusuk akibat bakteri metanogen di tempat pembuangan sampah
·         Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan
Aspek bagi tanah/tanaman:
·         Meningkatkan kesuburan tanah
·         Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah
·         Meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah
·         Meningkatkan aktivitas mikroba tanah
·         Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen)
·         Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman
·         Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman
·         Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah
Peran bahan organik terhadap sifat fisik tanah di antaranya merangsang granulasi, memperbaiki aerasi tanah, dan meningkatkan kemampuan menahan air. Peran bahan organik terhadap sifat biologis tanah adalah meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang berperan pada fiksasi nitrogen dan transfer hara tertentu seperti N, P, dan S. Peran bahan organik terhadap sifat kimia tanah adalah meningkatkan kapasitas tukar kation sehingga memengaruhi serapan hara oleh tanaman 


ALAT & BAHAN
Semua bahan-bahan organik padat bisa dibuat kompos atau dikomposkan, kecuali tulang, tanduk dan rambut. Bahan – bahan yang bisa dibuat kompos dan mudah terurai secara bilogis antara lain limbah organik rumah tangga, sampah organik, limbah kertas, limbah peternakan atau kotoran ternak, limbah pertanian seperti rumput dan sisa-sisa tumbuhan, sekam padi, limbah pabrik kelapa sawit, limbah pabrik singkong, limbah pabrik gula, sisa-sisa buah-buahan, dan lain sebagainya. Bahan-bahan yang umum dan sering dibuat kompos misalnya jerami padi, sekam, gulma, tongkol jagung, dedaunan, batang pisang, sabut kelapa, kotoran hewan, limbah pakan ternak, azola, ganggang biru, enceng gondok, ampas tebu, limbah kertas, limbah kelapa sawit, kulit buah-buahan, sisa buah-buahan, dan lain-lain.

CARA

. Cara membuat kompos secara aerob
Perbandingan atau rasio C/N yang ideal dalam pembuatan kompos secara aerob adalah dibawah 30 : 1. Bahan-bahan organik dengan rasio C/N dibawah 30 : 1 misalnya batang pisang, hijauan leguminosa, jerami padi dan kotoran ayam atau kotoran unggas lainnya. pH yang dibutuhkan berkisar antara 6 – 8 dengan kadar air 40 – 50 %. Jika unsur karbon kecil atau rendah, bisa dinaikkan dengan menambahkan arang sekam. Berikut cara membuat pupuk kompos secara aerob :
a). Pembuatan kompos secara aerob sebaiknya dilakukan ditempat terbuka, namun terlindung dari hujan.
b). Siapkan wadah berupa kotak kayu, drum atau tong. Jika menggunakan drum atau tong, lubangi sisi drum/tong. Buat beberapa lubang pada sisinya dengan ukuran diameter lubang -/+ 1cm. Lubang berfungsi sebagai tempat keluar masuknya udara. c). Siapkan dekomposer (EM4 atau MOL) kemudian larutkan dengan air secukupnya, dosis bisa dilihat pada produk dekomposer yang digunakan. d). Masukkan bahan kompos sedikit demi sedikit secara berlapis dan dipadatkan, kemudian siram dengan larutan dekomposer yang hingga basah merata. Masukkan lagi bahan kompos diatasnya kemudian siram dengan larutan dekomposer, begitu seterusnya hingga bahan kompos habis. Tutup menggunakan terpal atau plastik. e). Empat hari kemudian aduk rata bahan kompos agar suhu tidak terlalu panas. Hal ini dilakukan agar mikroorganisme dekomposer tidak mati karena suhu yang terlalu tinggi. Siram dengan air secukupnya untuk menjaga kelembaban, kemudian tutup kembali menggunakan terpal atau plastik. f). Pengadukan dilakukan setiap 2 hari sekali, dan hentikan pengadukan jika suhu sudah stabil dibawah 45 derajat celcius. g). Jika volume sudah menyusut hingga setengahnya atau 50% dan sudah berwarna hitam kecoklatan, berarti kompos sudah jadi. Namun belum bisa digunakan, dan harus dilakukan pematangan terlebih dahulu selama kurang lebih 2 minggu. h). Proses pematangan kompos dilakukan dengan cara membiarkan kompos dalam keadaan terbuka tapi terlindung dari air hujan.

Bila sudah jadi komposnya akan seperti ini






Senin, 30 Januari 2017

3R:Reduce,Reuse,dan Recycle

Apa itu 3R?
3R adalah singkatan dari Reduce,Reuse,dan Recycle.Yang memiliki pengertian sebagai berikut:
  • Reduce:
 Reduce berarti kita mengurangi penggunaan bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan. Reduce juga berarti mengurangi belanja barang-barang yang anda tidak “terlalu” butuhkan.Contoh:
  1. Berbelanja produk yang kemasannya bisa di daur ulang 
  2. Mengurangi penggunaan kertas misalnya pada saat mengirim surat kita hanya memilih e-mail
  3.  Membeli produk yang bisa diisi ulang seperti pulpen yang bisa diisi tinta nya
  4.  Dll
  • Reuse:
Reuse sendiri berarti pemakaian kembali.Contohnya adalah
  1. Memilih wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, menggunakan sapu tangan dari pada menggunakan tissu, menggunakan tas belanja dari kain dari pada menggunakan kantong plastik
  2. Menggunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  3. Menggunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis. 

  • Recycle 
Recycle adalah mendaur ulang barang. Paling mudah adalah mendaur ulang sampah organik di rumah anda, menggunakan bekas botol plastik air minum atau apapun sebagai pot tanaman, sampai mendaur ulang kertas bekas untuk menjadi kertas kembali.Contoh nya:


  1. Memilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
  2. Mengolah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  3. Melakukan pengolahan sampah organik menjadi kompos.
  4. Lakukan pengolahan sampah non organik menjadi barang yang bermanfaat dan bahkan memiliki nilai jual.
Apa Manfaat dari 3R?

Ada banyak manfaat yang kita dapat dari 3R,diantaranya adalah
1) Mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan di sekitar tempat tinggal.
2) Membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat.
3) Menghemat biaya pengangkutan sampah ke tempat TPA
4) Mengurangi kebutuhan Lahan TPA
5) Mencegah Selokan tersumbat, banjir,dll

Nah bagaimana?apakah kalian tertarik melakukan 3R?Boleh silahkan dicoba ya.Sampai di sini dulu guys see you next time :)

Selamat tinggal Budaya Buang Sampah Sembarangan!


Pasti kita sudah tau dengan “Budaya Buang Sampah Sembarangan” atau sering disebut juga “Budaya Nyampah” yaitu fenomena buang sampah sembarang tidak membuang sampah pada tempatnya padahal dengan buang sampah sembarangan akan membuat lingkungan menjadi kotor dan akan berdampak buruk bagi kita,orang lain dan tentunya untuk lingkungan
Buang sampah sembarangan kok jadi kebiasaan?
Penyebab terjadinya buang sampah sembarangan adalah:

  • Karena kurang kesadaran dan tidak terbiasa dalam membuang sampah pada tempatnya karena tidak tahu atau tidak sadar akan bahaya nya membuang sampah sembarangan yang akan memberikan dampak buruk bagi sekitar
  • Karena tidak ada nya tempat untuk membuang sampah,karena itu sudah seharusnya di sekitar lingkungan kita memiliki tempat sampah dan apabila di lingkungan terdekat kita tidak ada tempat sampah sedangkan kita ingin membuang sampah maka kita dapat menyimpannya dulu atau masukkan ke dalam plastik
  • Karena adanya sifat malas dan tidak peduli lingkungan,karena sifat ini kita menjadi malas untuk bergerak sedikit saja untuk membuang sampah sehingga membuangnya dimana saja semau kita
  • Mengikuti orang lain biasanya karena melihat orang lain membuang sampah sembarangan maka kita menjadi mengikuti mereka padahal budaya buang sampah sembarangan bukanlah hal yang baik.

Untuk meninggalkan budaya buang sampah sembarangan atau budaya nyampah dapat dilakukan dengan

  • Mulai diri dari sendiri,tanamkan dari diri kita sekarang untuk tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga lingkungan,mulai melakukan ini dari sekarang 
  • Setelah dari diri sendiri maka ajak sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan bisa dengan ucapan atau dengan perbuatan misal dengan memberikan contoh pada pada orang lain untuk tidak membuang sampah sembarangan
  • Sediakan tas kecil bekas atau tempat kecil untuk menyimpan sampah apabila tidak ada tempat sampah sedangkan kita ingin membuang sampah jadi kita tidak akan membuang sampah sembarangan
  • Apabila ada sampah sebelum dibuang maka pilahlah sampah itu dulu
  • Terapkan 3R yaitu Reuse,Reduce,Recycle sehingga akan mengurangi sampah 

Dengan meninggalkan budaya buang sampah sembarangan atau budaya nyampah maka kita dapat menjaga lingkungan bersih dan nyaman.
Budaya buang sampah sembarangan? GOODBYE!